Notification

×

Iklan

Iklan

Kapolres Gianyar Sambangi SMA Negeri 1 Gianyar, Ajak Pelajar Jauhi Narkoba Kenakalan Remaja

Selasa, 06 Oktober 2026 | Oktober 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-07T03:41:22Z


GIANYAR – Kapolres Gianyar AKBP James I.S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan sambang ke SMA Negeri 1 Gianyar, Rabu (7/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat komunikasi dengan pihak sekolah sekaligus memberikan edukasi kepada para pelajar terkait kenakalan remaja, keselamatan berlalu lintas, bullying, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba.


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.11 WITA hingga 09.45 WITA tersebut diikuti sebanyak 144 siswa kelas X SMA Negeri 1 Gianyar. Kapolres Gianyar didampingi Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M., serta disambut langsung Kepala SMA Negeri 1 Gianyar I Wayan Sudra Astra, S.Pd., M.Pd., beserta jajaran sekolah.


Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMA Negeri 1 Gianyar menyampaikan bahwa kegiatan diikuti oleh siswa kelas X dari empat kelas. Ia juga menyampaikan bahwa SMA Negeri 1 Gianyar yang berdiri sejak tahun 1964 merupakan salah satu sekolah tertua di Kabupaten Gianyar dan telah banyak melahirkan lulusan yang sukses melanjutkan pendidikan maupun mengabdikan diri sebagai anggota Polri.


Sementara itu, Kapolres Gianyar mengajak para siswa untuk berani memiliki cita-cita dan tidak takut bermimpi. Menurutnya, masa depan tidak ditentukan hanya oleh kondisi saat ini, tetapi oleh proses, kedisiplinan, serta usaha yang dilakukan sejak dini.


“Jangan pernah takut untuk bermimpi dan memiliki cita-cita. Bermimpi itu tidak membutuhkan biaya. Yang paling penting adalah bagaimana adik-adik mulai berusaha, belajar dan mempersiapkan diri sejak sekarang, karena proses yang dilakukan hari ini akan sangat menentukan masa depan,” ujar AKBP James.


Kapolres juga memberikan motivasi kepada para siswa yang memiliki cita-cita menjadi anggota Polri. Ia menjelaskan bahwa proses penerimaan anggota Polri memiliki berbagai tahapan dan standar penilaian yang harus dipenuhi.


“Dalam proses penerimaan anggota Polri ada istilah lulus dan lolos. Jadi, ketika adik-adik dinyatakan lulus dalam satu tahapan, jangan langsung merasa sudah pasti diterima. Masih ada tahapan dan standar lain yang harus dipenuhi. Karena itu, persiapkan diri sebaik mungkin, baik secara akademik, kesehatan, jasmani maupun mental,” jelasnya.


Selain memberikan motivasi, Kapolres Gianyar juga mengingatkan para pelajar agar mampu menjaga diri dari berbagai bentuk kenakalan remaja. Masa remaja, kata dia, merupakan masa pencarian jati diri sehingga sangat penting bagi pelajar untuk memilih lingkungan dan pergaulan yang positif.


Para siswa diingatkan untuk menjauhi bolos sekolah, bullying, perkelahian, tawuran, balap liar, minuman beralkohol, penyalahgunaan narkoba serta penggunaan media sosial secara negatif.


“Berani mengatakan tidak terhadap ajakan yang salah. Jangan sampai keinginan untuk diterima dalam suatu kelompok justru membuat adik-adik melakukan sesuatu yang dapat merusak masa depan. Gunakan media sosial untuk hal-hal positif dan jangan menyakiti atau mempermalukan orang lain,” pesan AKBP James.


Dalam materi keselamatan berlalu lintas, Kapolres Gianyar juga menyampaikan data kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Gianyar periode Januari hingga September 2026. Tercatat sebanyak 1.163 kejadian kecelakaan, dengan korban meninggal dunia sebanyak 31 orang dan 1.258 orang mengalami luka-luka.

Kzapolres mengajak para pelajar untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu linta1s dengan selalu menggunakan helm, mematuhi rambu dan lampu lalu lintas,+2 tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta tidak melakukan kebut-kebutan maupun balap liar.


“Lebih baik terlambat daripada kehilangan masa depan akibat kecelakaan. Jangan mempertaruhkqan nyawa hanya karena ingin cepat sampai atau ingin menunjukkan keberanian di jalan raya,” tegasnya.


Terkait penyalahgunaan narkoba, Kaapolres menyampaikan bahwa a4selama periode Januari hingga September 2026, Polres Gianyar mq 2c2enangani 29 emengingatkan para siswa bahwa narkoba tidak hanya berdampak terhadap 5×2kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan pendidikan, hubungan keluarga, masa depan serta membawa seseorang berhadapan dengan hukum.


“Pegang prinsip jangan mencoba, jangan menerima, jangan menyimpan. Kalau ada yang menawarkan, jangan takut untuk menolak. Dan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba, segera sampaikan kepada orang tua, guru atau pihak yang berwenang,” ungkapnya.


Mengakhiri penyampaiannya, Kapolres Gianyar berpesan agar para siswa menjadi generasi muda yang mampu menjaga kepercayaan orang tua dan membanggakan keluarga.


“Adik-adik semua adalah generasi penerus bangsa. Jaga cita-cita, jaga nama baik keluarga dan jangan biarkan pergaulan yang salah menghancurkan masa depan. Jadilah pelajar yang cerdas, disiplin, santun, sehat tanpa narkoba dan mampu menjadi kebanggaan orang tua,” pesan AKBP James.


Kapolres juga mengingatkan para siswa bahwa Polri selalu hadir dan siap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apabila menemukan kecelakaan, tindak kriminal, bullying, tawuran maupun kondisi darurat lainnya, masyarakat dapat menghubungi Layanan Polisi 110 yang aktif selama 24 jam dan tidak dipungut biaya.


Kegiatan kemudian dilans2jutkan dengan sesi tanya jawab antara Kapolres 2Gianyar dengan para siswa serta foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib dan kondusif.


Melalui kegiatan sambang tersebut, Polres Gianyar terus membangun kedekatan dengan dunia pendidikan dan generasi muda, sekaligus mea,kuwdalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan kondusif. :::